Iklan - scroll ke bawah untuk lanjut membaca

Hampir 90% Tenaga Kerja Berasal dari Warga Lokal, DPRI Dorong Ekonomi dan Kepedulian Sosial di Pasir Saga



SERANG, 17 Oktober 2026 — Keberadaan PT Dewata Prima Recycle Indonesia (DPRI), perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan daur ulang plastik PET di kawasan Pasir Saga, Kabupaten Serang, tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas industri, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi operasional.


Salah satu kontribusi yang dirasakan masyarakat adalah terbukanya kesempatan kerja bagi warga lokal. Berdasarkan data internal perusahaan, hampir 90 persen tenaga kerja yang terserap merupakan masyarakat setempat, termasuk warga yang sebelumnya bekerja sebagai petani maupun ibu rumah tangga yang belum memiliki penghasilan dari pekerjaan di luar rumah.


Dengan adanya kesempatan bekerja di perusahaan, warga memperoleh peluang untuk menambah penghasilan keluarga. Manajemen berharap penyerapan tenaga kerja lokal ini dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung sekaligus memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar.


Peduli terhadap Kegiatan Sosial dan Keagamaan


Selain membuka lapangan pekerjaan, DPRI berupaya menjaga hubungan baik dengan lingkungan melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat.


Bentuk kontribusi tersebut antara lain berupa bantuan untuk kegiatan keagamaan, dukungan terhadap pembangunan atau renovasi sarana ibadah, serta bantuan sosial sesuai kebutuhan dan kemampuan perusahaan.


DPRI juga pernah turut berpartisipasi dalam kegiatan bedah rumah yang diinisiasi oleh Polsek Kopo. Keterlibatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial dan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.


Bagi manajemen, hubungan yang harmonis dengan masyarakat bukan hanya tentang keberadaan perusahaan di suatu wilayah, melainkan juga tentang membangun komunikasi, kepedulian, dan kerja sama yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.


Membangun Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat Setempat


Dalam menjalankan kegiatan usaha, DPRI juga berupaya membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai unsur di lingkungan sekitar, mulai dari tingkat RT dan RW, pemerintah desa, hingga kecamatan.


Perusahaan juga menjalin komunikasi dan bersinergi dengan unsur kepolisian serta TNI setempat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang tertib, aman, dan kondusif.


Sebagai bagian dari komunikasi dengan masyarakat, perusahaan menyampaikan bahwa telah terdapat dokumen atau surat izin lingkungan tingkat setempat yang melibatkan tanda tangan warga, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perangkat desa, serta unsur Polsek Kopo dan Koramil.


Dokumen tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dengan lingkungan sekitar. Di sisi lain, manajemen memahami bahwa dukungan masyarakat perlu berjalan seiring dengan pemenuhan persyaratan perizinan usaha sesuai ketentuan yang berlaku.


Berkontribusi dalam Upaya Daur Ulang Plastik


Dari sisi kegiatan usaha, DPRI mengolah material botol plastik PET melalui proses produksi untuk menghasilkan cacahan plastik yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku daur ulang.


Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan material plastik agar memiliki nilai guna kembali dan dapat masuk ke dalam rantai ekonomi sirkular.


Di tengah persoalan sampah plastik yang menjadi perhatian nasional, pengembangan industri daur ulang diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan pemanfaatan kembali material plastik. Meski demikian, pengelolaan yang bertanggung jawab tetap diperlukan agar manfaat ekonomi berjalan seiring dengan perhatian terhadap lingkungan.


Berkomitmen Membenahi Operasional dan Perizinan


Manajemen DPRI menyadari bahwa keberlangsungan industri tidak hanya ditentukan oleh kegiatan produksi dan kontribusi ekonomi, tetapi juga oleh tanggung jawab terhadap lingkungan serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.


Oleh karena itu, perusahaan terus berkonsultasi dengan konsultan perizinan dan melakukan komunikasi dengan dinas atau instansi terkait untuk mengidentifikasi serta memenuhi persyaratan perizinan yang diperlukan.


Langkah pembenahan tersebut menjadi bagian dari komitmen manajemen untuk meningkatkan tata kelola perusahaan, menata kegiatan operasional, dan memastikan aspek pengelolaan lingkungan mendapat perhatian yang semestinya.


Perusahaan memandang proses pemenuhan perizinan sebagai bagian penting dalam membangun kegiatan usaha yang tertib dan berkelanjutan. Komitmen ini diharapkan dapat berjalan beriringan dengan upaya perusahaan dalam membuka lapangan kerja, mendukung kegiatan sosial, dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat.


Ke depan, DPRI berharap dapat terus tumbuh bersama masyarakat Pasir Saga dan sekitarnya, memberikan manfaat ekonomi sesuai kapasitas perusahaan, memperkuat kepedulian sosial, serta berkontribusi dalam pengembangan kegiatan daur ulang plastik yang bertanggung jawab.(Red)

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Hampir 90% Tenaga Kerja Berasal dari Warga Lokal, DPRI Dorong Ekonomi dan Kepedulian Sosial di Pasir Saga
  • Hampir 90% Tenaga Kerja Berasal dari Warga Lokal, DPRI Dorong Ekonomi dan Kepedulian Sosial di Pasir Saga
  • Hampir 90% Tenaga Kerja Berasal dari Warga Lokal, DPRI Dorong Ekonomi dan Kepedulian Sosial di Pasir Saga
  • Hampir 90% Tenaga Kerja Berasal dari Warga Lokal, DPRI Dorong Ekonomi dan Kepedulian Sosial di Pasir Saga
  • Hampir 90% Tenaga Kerja Berasal dari Warga Lokal, DPRI Dorong Ekonomi dan Kepedulian Sosial di Pasir Saga
  • Hampir 90% Tenaga Kerja Berasal dari Warga Lokal, DPRI Dorong Ekonomi dan Kepedulian Sosial di Pasir Saga
Iklan
Iklan