Iklan - scroll ke bawah untuk lanjut membaca

Proyek Embung Cibadak Senilai Rp9,5 Miliar Disorot, Warga Khawatir Minimnya Fasilitas Keselamatan Pengaman Pagar



TANGERANG – Pembangunan Embung Cibadak (Lanjutan Pembangunan Polder C) di Kabupaten Tangerang yang baru saja selesai kini memicu keresahan di kalangan masyarakat setempat. Kontraktor pelaksana diduga kuat mengabaikan aspek keselamatan jiwa lantaran tidak membangun pagar pembatas di sekeliling area embung Selasa 6 Oktober 2026



Berdasarkan data yang dihimpun, proyek strategis ini menelan anggaran yang fantastis dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025 Pembangunan dilakukan dalam dua tahapan, yakni tahap pertama senilai Rp6.614.917.989, dan dilanjutkan dengan Anggaran APBD pembangunan tahun 2026 senilai Rp2.907.530.000. 




Total anggaran yang dikucurkan untuk kawasan tersebut mendekati Rp9,5 Miliar, dengan pelaksana proyek tercatat atas nama CV. Surya Abdi Pratama dan masa kontrak selama 245 hari kalender.


Meski menyedot anggaran kedinasan yang besar, kondisi di lapangan menunjukkan fasilitas keselamatan bagi publik justru nihil. Area genangan air yang cukup dalam tersebut dibiarkan terbuka tanpa adanya pengaman darurat maupun permanen.


Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekhawatiran mendalam, terlebih saat ini wilayah tersebut mulai memasuki musim penghujan.


"Kami sangat khawatir, apalagi di musim hujan seperti ini. Area di sekitar embung sering dilewati warga, baik anak-anak kecil maupun orang dewasa yang berjalan di situ. Ketakutan terbesar kami adalah jika ada warga yang terpeleset dan tercebur. Kalau sampai ada korban jiwa, siapa nanti yang mau bertanggung jawab ujarnya kepada awak media.


Ia juga menyayangkan sikap acuh pihak pelaksana dan dinas terkait yang dinilai kurang matang dalam merencanakan dampak lingkungan dan keselamatan manusia.


Ini anggaran bukan sedikit, totalnya hampir sepuluh miliar rupiah. Masak membangun embung besar seperti ini sama sekali tidak memikirkan dampak keselamatan warga? Kami meminta dengan tegas kepada kontraktor maupun dinas terkait di Kabupaten Tangerang agar segera membangun pagar pembatas sebelum lokasi ini menelan korban jiwa," pungkasnya.


Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu respons cepat dan langkah konkret dari pihak CV. Surya Abdi Pratama selaku kontraktor agar area Embung Cibadak segera dipasangi barikade pengaman demi menjamin keselamatan publik.(Red)

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Proyek Embung Cibadak Senilai Rp9,5 Miliar Disorot, Warga Khawatir Minimnya Fasilitas Keselamatan Pengaman Pagar
  • Proyek Embung Cibadak Senilai Rp9,5 Miliar Disorot, Warga Khawatir Minimnya Fasilitas Keselamatan Pengaman Pagar
  • Proyek Embung Cibadak Senilai Rp9,5 Miliar Disorot, Warga Khawatir Minimnya Fasilitas Keselamatan Pengaman Pagar
  • Proyek Embung Cibadak Senilai Rp9,5 Miliar Disorot, Warga Khawatir Minimnya Fasilitas Keselamatan Pengaman Pagar
  • Proyek Embung Cibadak Senilai Rp9,5 Miliar Disorot, Warga Khawatir Minimnya Fasilitas Keselamatan Pengaman Pagar
  • Proyek Embung Cibadak Senilai Rp9,5 Miliar Disorot, Warga Khawatir Minimnya Fasilitas Keselamatan Pengaman Pagar
Iklan
Iklan