Iklan

Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila Kecamatan Jawilan Mecam Keras PT Inti Sumber Baja Sakti Didesa Bojot Yang Ingkar Janji Terhadap Kesepakatan Bersama Warga

SUARA BANTEN POST
Jumat, 17 April 2026, 21.56 WIB Last Updated 2026-04-17T15:54:18Z




SERANG – Organisasi masyarakat Pemuda Pancasila Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, mengecam keras dugaan upaya pengingkaran kesepakatan yang dilakukan oleh pihak PT Inti Sumber Baja Sakti (ISBS). Dugaan tersebut mencuat setelah pihak perusahaan dinilai tidak menjalankan komitmen yang sebelumnya telah disepakati bersama masyarakat setempat, jumaat 17/4/2026.

‎Berdasarkan informasi yang didapat kesepakatan antara pihak perusahaan dan perwakilan masyarakat terjadi pada 27 September 2024,  menyusul adanya tuntutan terkait penyerapan tenaga kerja lokal serta keterlibatan warga sekitar dalam aktivitas operasional perusahaan. Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan menyatakan dengan diuraikan komitmennya untuk mengakomodasi kepentingan warga, khususnya dalam hal kesempatan kerja.

‎Namun, dalam perkembangannya, realisasi dari kesepakatan tersebut diduga tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hasil pantauan awak media pada 16 April 2026 awak media mendapatkan informasi yang mengejutkan yang di mana tenaga kerja Dominan di isi oleh tenaga kerja luar daerah Desa Bojot, jelas dalam hal ini pihak  perusahaan tidak konsisten dan terkesan mengabaikan poin-poin yang telah disepakati.

‎Untuk memastikan kebenaran informasi, awak media mencoba mengonfirmasi pihak perusahaan. Novianto, yang menjabat sebagai user di PT Inti Sumber Baja Sakti, menyampaikan bahwa proses rekrutmen bukan menjadi kewenangannya.

‎“Karena untuk proses rekrutmen karyawan sepenuhnya dari HR, Pak. Posisi saya di sini hanya sebagai user saja,” ujarnya.

‎Sementara itu Wakil ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Jawilan Ujep, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap perusahaan. Ia menegaskan pihaknya beserta masyrakan Akan mengambil langkah  apabila komitmen yang telah disepakati bersama diabaikan.

‎“Kami sangat menyayangkan sikap perusahaan yang terkesan mengingkari kesepakatan. Ini bukan hanya soal janji, tetapi menyangkut kepercayaan masyarakat. Jika tidak segera ada kejelasan, kami beserta warga Desa Bojot akan mengambil langkah tegas,” ujarnya kepada awak media.

‎Ento Masykur seorang mantan  aktivis  menilai, jika dugaan pengingkaran kesepakatan ini benar terjadi, maka hal tersebut dapat dikategorikan sebagai bentuk pengabaian terhadap prinsip tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR).

‎“Perusahaan tidak boleh hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga wajib menjalankan komitmen sosialnya. Jika kesepakatan dengan masyarakat saja diabaikan, ini patut dipertanyakan integritasnya,” tegasnya.

‎Ia juga mendesak pemerintah daerah Kabupaten Serang untuk tidak tinggal diam dan segera turun tangan melakukan mediasi serta evaluasi terhadap operasional PT Inti Sumber Baja Sakti.

‎“Pemerintah harus hadir. Jangan sampai konflik ini berlarut-larut dan memicu gejolak sosial. Perlu ada transparansi dan audit terhadap kesepakatan yang sudah dibuat,” tambahnya..(Red)

Komentar

Tampilkan

  • Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila Kecamatan Jawilan Mecam Keras PT Inti Sumber Baja Sakti Didesa Bojot Yang Ingkar Janji Terhadap Kesepakatan Bersama Warga
  • 0

Terkini

Topik Populer