Iklan

Air Bersih Terbuang Percuma di Musim Kemarau, Pemerhati Kebijakan Publik Soroti Kebocoran di Belakang Gedung Usaha daerah

SUARA BANTEN POST
Selasa, 21 Juli 2026, 11.58 WIB Last Updated 2026-07-21T04:58:25Z



TANGERANG – Dugaan kebocoran saluran pipa air bersih di area belakang Gedung Usaha daerah menuai sorotan tajam dari kalangan aktivis dan pengamat daerah. Pasalnya, pembiaran saluran air yang terus mengalir terbuang tanpa adanya penanganan konkret tersebut dinilai ironis di tengah situasi masyarakat yang sedang menghadapi dampak musim kemarau.



Pegiat sekaligus Pemerhati Kebijakan Publik, Hendra Primitif, menyayangkan lambatnya respons dari instansi terkait dalam mengidentifikasi dan memperbaiki fasilitas publik yang rusak tersebut. 


Menurutnya, pembiaran terhadap infrastruktur air bersih yang bocor bukan sekadar masalah teknis semata, melainkan potret buruk tata kelola aset dan lemahnya kepedulian terhadap upaya konservasi air di daerah."Di saat musim kemarau seperti sekarang, setetes air sangat berharga bagi kelangsungan hidup masyarakat. 


Jika benar terjadi kebocoran, pihak pengelola atau instansi terkait harus segera turun tangan melakukan perbaikan. Jangan sampai air bersih bermutu konsumsi terus terbuang percuma, sementara di lokasi lain warga harus berjuang keras demi mendapatkan pasokan air bersih," tegas Hendra Primitif saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (21/7/2026).


Lebih lanjut, Hendra mendesak dinas teknis atau badan usaha milik daerah (BUMD) pengelola saluran udara dan air bersih di kawasan Gedung Usaha daerah untuk segera melakukan peninjauan lapangan (cross-check). Langkah cepat itu diperlukan guna menghentikan pemborosan sumber daya dan memastikan fungsi pelayanan publik berjalan optimal."


Merespons cepat aduan fasilitas publik yang bocor seperti ini adalah bentuk tanggung jawab mutlak dalam menjaga kelestarian sumber daya air daerah. Kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi bersama agar tidak ada lagi pemborosan anggaran maupun sumber daya alam akibat kelalaian atau birokrasi penanganan yang lambat," pungkasnya.(Red)

Komentar

Tampilkan

  • Air Bersih Terbuang Percuma di Musim Kemarau, Pemerhati Kebijakan Publik Soroti Kebocoran di Belakang Gedung Usaha daerah
  • 0

Terkini

Topik Populer