JAWILAN — Aktivis Jawilan melayangkan kritik tajam terhadap pelaksanaan sosialisasi Tuberkulosis (TBC) di desa se-Kecamatan Jawilan yang diduga kuat tidak tepat sasaran. Mereka mengecam keras pengalihan lokasi kegiatan yang justru digelar di kawasan pantai, alih-alih menyentuh langsung pemukiman warga.minggu 30 Agustus 2026
Perwakilan aktivis menegaskan bahwa esensi utama dari edukasi kesehatan masyarakat adalah mendatangi warga secara langsung. Pihak aktivis kini mendesak Camat Jawilan untuk segera mengambil tindakan tegas agar sosialisasi TBC tersebut dialihkan dan dilaksanakan di desa masing-masing secara interaktif.
"Seharusnya sosialisasi itu dilakukan dengan keliling kampung di desa masing-masing agar menyentuh masyarakat yang membutuhkan informasi, bukan malah pergi ke pantai," ujar salah satu aktivis dalam tuntutannya.(Red)


